Buah hati tumbuh dengan sehat dan kuat pastinya merupakan dambaan setiap orang tua. Untuk itu sebagai orang tua hendaknya mengetahui tahapan normal perkembangan bayimulai dari lahir. Semakin bertambah usianya maka perkembangan bayi akan sangat cepat dan menakjubkan. Bayi akan tengkurap, duduk, merangkak, berdiri, dan berjalan. Ini merupakan tahapan perkembangan bayi yang seharusnya dijalani oleh bayi.
Merangkak harus dilalui oleh setiap bayi, berdasarkan penelitian, bayi yang tidak menjalani tahap merangkak bisa berdampak ketika sudah dewasa meskipun tidak langsung.
Tahap merangkak akan melatih mengkoordinasikan antara anggota tubuh yang kanan dengan yang kiri. Saat bayi merangkak, bayi akan belajar menggerakkan tangan dan kakinya secara bersilangan dan gerakan ini merangsang otak kanan dan kiri nya bekerja. Selain melatih otot-otot tangan dan kaki bayi, merangkak juga melatih syaraf motorik kasar bayi.
Jika bayi belum bisa merangkak meski sudah memasuki merangkak, hendaknya orang tua memberikan stimulasi kepada bayi agarmau merangkak. Orang tua dapat melatih merangkak terhadap bayinya.
Beberapa cara/tahap melatih bayi agar mau merangkak:
- Tempatkan bayi dalam posisi duduk dan berikan mainan atau makanan didepan bayi dan bujuk si kecil untuk mengambilnya.
- Bantulah bayi dengan memberinya sanggaan ketika dia mulai bergerak dengan posisi merangkak untuk mengambil benda.
- Dudukkan bayi di tempat tidur, dengan hati-hati robohkan dia ke posisi merangkak dengan mendorongnya maju. Awasilah dengan hati-hati.
- Contohkan posisi dan cara merangkak secara perlahan terhadap bayi, dengan berada di sampingnya.
Artikel terkait:
Merangsang bayi agar mau merangkak
